TERISOLASI MENJADI TAHANAN
Setelah turun takhta pada Maret 1917, Nikolay II dan keluarganya awalnya ditempatkan di bawah tahanan rumah di Istana Alexander di Tsarskoye Selo. Kemudian, mereka dipindahkan ke Tobolsk pada Agustus 1917 dan akhirnya ke Yekaterinburg pada April 1918. Di Yekaterinburg, mereka ditahan di Rumah Ipatiev, sebuah rumah saudagar yang disita dan dijuluki "Rumah Tujuan Khusus."
Mereka semakin memburuk di Yekaterinburg. Mereka hidup dalam isolasi, dengan sedikit informasi dari dunia luar. Pengawal mereka semakin ketat dan kasar
UPAYA PENYEMBUNYIAN JENAZAH
Setelah turun takhta pada Maret 1917, Nikolay II dan keluarganya awalnya ditempatkan di bawah tahanan rumah di Istana Alexander di Tsarskoye Selo. Kemudian, mereka dipindahkan ke Tobolsk pada Agustus 1917 dan akhirnya ke Yekaterinburg pada April 1918. Di Yekaterinburg, mereka ditahan di Rumah Ipatiev, sebuah rumah saudagar yang disita dan dijuluki "Rumah Tujuan Khusus."
Mereka semakin memburuk di Yekaterinburg. Mereka hidup dalam isolasi, dengan sedikit informasi dari dunia luar. Pengawal mereka semakin ketat dan kasar.
KONTROVERSI & PENEMUAN KEMBALI
Selama bertahun-tahun, nasib keluarga Romanov menjadi misteri dan memunculkan berbagai spekulasi dan legenda, terutama mengenai kemungkinan selamatnya beberapa anggota keluarga, terutama Anastasia dan Alexei. Namun, penyelidikan forensik pada tahun 1990-an dan 2000-an, termasuk analisis DNA, mengkonfirmasi identitas jenazah yang ditemukan sebagai Kaisar Nikolay II, Alexandra, tiga putri mereka (Olga, Tatiana, dan Anastasia), dan Alexei. Jenazah Maria dan Alexei ditemukan kemudian pada tahun 2007 dan juga diidentifikasi melalui analisis DNA.
Penulis: Dessi Sukmaningrum
Editor: Suci Parhah Fauziah
