![]() |
| Dokumentasi Lapangan |
Kopi masuk ke tanah Jawa pada abad ke 17. kiranya kita perlu mengenal perjuangan para petani kopi dulu yang saat ini kopinya bisa di nikmati saat ini. kopi menjadi hal yang general, latar belakangnya karena kopi memiliki sejarah yang luar biasa. Kopi membentuk karakter sebuah seseorang seperti wali begitu juga dengan pahlawan-pahlawan kita.
VOC membawa kopi arabica dari yaman ditanam di Batavia. namun karena ada hama maka gagal. mulai produsi kopi besar besaran lagi tahun 1711-1718. VOC memerintahkan untuk menanam kopi karena di pasar Eropa kopi menjadi komoditi utama. VOC mewajibkan setiap wilayah wajib menanam 10 kopi per orangnya. sehingga setiap daerah ada 500 petani kopi. Tahun 1723 VOC menurunkan harga kopi, harga dipangkas hingga 2,5 gulden per pikul. sehingga para petani merasa kewalahan karena harga yang jelek alasannya VOC karena kesulitan mata uang padahal tidak itu hanya untuk keuntungannya. Sedangkan semua kerajaan diindonesia dikuasai voc atau berada pada protektorat VOC sehingga rakyat Indonesia begitu patuh atau menghamba pada pemerintah Belanda. contohnya Daendels dikatakan sebagai gustinya. Kebijakan ini banyak meninmbulkan pemberontakan salah satunya pemberontakan Ki Bagus Rangin.
Korban penurunan harga kopi salah satunya adalah bupati Cianjur Wiratanu. Karna kebijakan ini bupati cianjur ini di tusuk konde oleh rakyat karena tidak berpihak pada rakyat. setelah wafatnya bupat cianjur tahun 1729 VOC mengangkat seorang berkebangsaan Eropa untuk diangkat menjadi Komisaris. Komisaris ini diberikan hak veto seperti gubernur Jenderal. ketika diangkat ia memberlakukan wajib penghormatan upacara militer. dan biaya nya di bebankan pada petani kopi sehingga ini menambah kesengsaraan rakyat. ditambah lagi para bupati ini karna ingin aman jabatannya maka ia harus menjilat para Komisaris itu dan harus mengasih sogokan dan itu dilakukan saat pertama mereka dilantik. maka uang itu dimaksudkan agar bupati ini melanggengkan kekuasaannya. Uang yang digunakan untuk menyogok itu didapat dari meminjam uang pada orang cina. karena itu cina diberikan keleluasaan untuk menanam di tanah rakyat. sehingga orang cina itu banyak memanfaatkan dan menggarap lahan lahan di kota maupun di kampung.
Sebagaimana di Cirebon para petani rajin menyetorkan kopi namun tidak sampai ke pusat. Proyek jalan anyer Panarukan denlles sebenernya memberikan upah namun di tilep sama pejabat lokal. Keburukan pejabat lokal di tulis beritanya di Belanda. gagasan nasionalisme baru ada abad ke 20. kata Indonesia di temukan oleh orang Eropa abad ke 19. abad sebelumnya definisi nasionalisme masih absurd karana masih lokalisme. Bangsa nasionalisme baru muncul abad 20. Abad 16-18 definisi nasionalisme masih abstrak, dimana pada saat ini daerah belum bersatu atau merdeka hanya memikirkan daerahnya sendiri.Ketika Cirebon diminta untuk membantu Mataram melawan VOC, Cirebon membantu banyak setengah hati karena panembahan ratu karna tidak mau ribut dengan VOC.
Panembahan ratu mengirim surat ke VOC yang isinya yaitu mengurul VOC berpura-pura menembak dengan peluru kosong. 1740an. Raden Mas Garendi orang yang melakukan pemberontakan, beliau punya pasukan orang-orang Cina. Alwi Al- Hadad, provokator kepada rakyat untuk melawan VOC. Apabila orang pribumi, China, Arab, bersatu itu merupakan sebuah ancaman besar bagi pemerintah kolonial. Akhirnya pemerintah kolonial memberikan sekat kepada orang pribumi dengan ditempatkan di pelosok. Sejarah bukan pengalaman tapi, sejarah harus dijadikan pembelajaran. Dibalik kenyal nya kopi hitam dibaliknya ada merah dari korban-korban.
penulis: Nida Delia Rahmah
Editor: Fahim Syahru Sofar
