GATHERING 2026 & SILATURAHMI BUKA BERSAMA HIMPUNAN MAHASISWA SEJARAH PERADABAN ISLAM

 

Foto: Media HIMSPI

Himpunan Mahasiswa Sejarah Peradaban Islam (HIMSPI) Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sukses menyelenggarakan Gathering 2026 dan Silaturahmi Buka Bersama pada Sabtu, 28 Februari 2026, bertempat di Ponpes Ihya Ulumuddin Lantai 2. Kegiatan ini mengusung tema “Silaturasa: Bersua, Bersama, dan Bermakna”, sebagai refleksi bahwa setiap pertemuan bukan sekadar ajang berkumpul, melainkan momentum membangun kedekatan dan nilai kebersamaan yang lebih dalam.

Foto: Media HIMSPI

Acara dimulai dengan berlangsung khidmat di mulai dengan check-in dan persiapan panitia. Suasana kegiatan semakin terasa hangat dengan penampilan Hadroh oleh mahasiswa SPI yang membuka rangkaian acara secara religius dan penuh semangat.


Foto: Media HIMSPI

Memasuki acara inti, kegiatan resmi dibuka oleh pembawa acara, kemudian dilanjutkan dengan prakata dari Izzuddin sebagai Ketua Pelaksana, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja dengan penuh tanggung jawab serta kepada semua pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Harapannya, kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan ini tidak berhenti pada pertemuan semata, melainkan benar-benar menghadirkan makna, mempererat hubungan, dan menguatkan langkah bersama ke depan.

Foto: Media HIMSPI

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Muhammad Faiz selaku Ketua Umum HIMSPI. Dalam penyampaiannya, beliau mengawali dengan ungkapan syukur atas nikmat iman dan kesehatan sehingga seluruh keluarga besar SPI dapat kembali dipertemukan di bulan Ramadhan yang penuh keberkahan. Disampaikan pula bahwa silaturahmi bukan sekadar bertatap muka, tetapi tentang menghadirkan rasa dalam setiap perjumpaan.

Foto: Media HIMSPI

Selanjutnya sambutan sekaligus pembukaan acara yang disampaikan oleh Dyvan Valeda Zafirah sebagai Ketua Umum Dema FUA. beliau mengatakan bahwasanya di bulan Ramadhan ini kita harus sama sama saling berlomba dalam kebaikan, di bulan yang penuh keberkahan ini kita di haruskan untuk saling peduli terhadap sesama sepeti halnya di organisasi, di organisasi kita di ajarkan untuk selalu bersama dalam rangkulan, dalam kegiatan, 

Ia menekankan bahwa Ramadhan mengajarkan keikhlasan, kesabaran, dan kebersamaan. Oleh karena itu, melalui kegiatan ini diharapkan hubungan yang terjalin tidak hanya bersifat formal sebagai rekan organisasi, tetapi juga menghadirkan kedekatan emosional sebagai keluarga. Organisasi yang kuat bukan hanya yang memiliki banyak program kerja, tetapi yang anggotanya memiliki hati yang saling terhubung. Dengan komunikasi yang terjaga dan rasa memiliki yang tumbuh, setiap program kerja akan lebih mudah dijalankan dan lebih bermakna.

Foto: Media HIMSPI

Setelah sesi sambutan, seluruh panitia dan peserta melaksanakan foto bersama sebagai dokumentasi kebersamaan. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sarasehan dan sharing session yang menjadi inti reflektif dalam kegiatan ini.

Refleksi Sejarah dan Penguatan Organisasi

Dalam sesi sharing, alumni dan demisioner HIMSPI berbagi pengalaman serta sejarah penting organisasi. Disampaikan bahwa Mars HIMSPI pertama kali digagas dan diciptakan oleh Kang Farihin pada tahun 2015. Lagu tersebut pertama kali dinyanyikan di Gedung Naskah Linggarjati dan menjadi momen bersejarah bagi perjalanan jurusan.

Pada masa itu, Sejarah Peradaban Islam menjadi jurusan pertama yang memiliki hymne jurusan. Inisiatif tersebut mendapatkan apresiasi dan komentar positif dari para dosen karena menunjukkan keseriusan mahasiswa dalam membangun identitas serta kebanggaan organisasi. Sharing yang disampaikan oleh Kang Farihin menegaskan bahwa pencapaian besar lahir dari keberanian memulai dan konsistensi dalam menjaga semangat kolektif.

Demisioner SPI juga menyampaikan sejumlah pesan strategis kepada kepengurusan saat ini. Tahap awal kepengurusan perlu dimaksimalkan sebagai fondasi menuju program kerja besar di tahap berikutnya. Meskipun program di awal terbilang ringan, fase tersebut menjadi penentu kesiapan organisasi menghadapi agenda besar di akhir periode.

Momentum Gathering dipahami sebagai ruang paling terbuka untuk menghimpun seluruh keluarga besar SPI. Pada masa kepengurusan Teh Lisma, kegiatan serupa berhasil mengumpulkan banyak alumni dan demisioner dengan antusiasme tinggi. Hal tersebut menunjukkan bahwa komunikasi yang intens mampu memperkuat rasa memiliki terhadap organisasi.

Pesan penting lainnya adalah menjaga suasana dan konsistensi semangat. Umumnya semangat tinggi hadir di awal kepengurusan, namun dapat menurun ketika memasuki program kerja besar di penghujung periode. Oleh karena itu, komunikasi, koordinasi, serta kekompakan perlu terus diperkuat hingga akhir masa jabatan.

Menjelang waktu berbuka puasa, panitia dan peserta melaksanakan persiapan buka bersama, dilanjutkan dengan santap takjil, shalat Maghrib berjamaah, serta makan bersama dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Kegiatan ditutup pada pukul 19.00 WIB hingga selesai. Secara keseluruhan, Gathering 2026 yang mengusung tema “Silaturasa: Bersua, Bersama, dan Bermakna” berlangsung dengan lancar, tertib, dan sarat makna kebersamaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun komunikasi yang lebih kuat, solidaritas yang semakin kokoh, serta semangat kolektif yang terus terjaga demi keberlanjutan dan perkembangan HIMSPI ke depan.

Penulis: Izzudin
Editor: Abdilah Muhamad Said

Lebih baru Lebih lama