Serpihan Memory: Nonton dan Bedah Film yang Berjudul "Sultan Agung: Tahta, Perjuangan & Cinta"

 
Dokumentasi


Sabtu 12 Oktober 2024, Serpihan Memory mengadakan sesuatu yang berbeda lagi. Kali ini Serpihan Memory menghadirkan seri bedah film, yaitu mengajak kawan-kawan dari jurusan Sejarah Peradaban Islam untuk menonton dan berdiskusi bersama. Kami menyajikan film yang berjudul "Sultan Agung: Tahta, Perjuangan & Cinta".


Sebuah film yang menceritakan Pasca ayahnya meninggal, yaitu ketika Panembahan Hanyokrowati mangkat, Raden Mas rangsang yang sedang menimba ilmu dipanggil ke keraton untuk menggantikan sang ayah yang sudah mangkat. Di sisi lain, ia harus mengorbankan pula cinta sejatinya yaitu lembayung dan menikahi perempuan ningrat yang bukan pilihannya. Selanjutnya bukan sesuatu hal yang mudah untuk memikul tanggung jawab yang besar. Karena Sultan Agung harus menyatukan Adipati-adipati di Tanah Jawa yang tercerai berai oleh politik VOC yang dipimpin oleh Jan Pieterszoon Coen.


Setelah menonton film tersebut, kami sedikit berbincang-bincang mengenai film yang kami tonton tadi. Kawan-kawan menceritakan dan mendiskusikan adegan-adegan menarik.


Kebanyakan kawan-kawan membicarakan pasukan Mataram yang gagal dalam pertempuran di Batavia dan jauhnya perlengkapan alat perang yang canggih yang dimiliki oleh VOC.


Penulis : Munif

Editor : Fahim Syahru Sofar 

Lebih baru Lebih lama