
Sumber Foto Pinterest
SEBUAH MALAPETAKA
Nakba, merupakan peristiwa memilukan bagi bangsa Arab yang telah tinggal bergenerasi di Palestina. Secara harfiah, Nakba berarti adalah "malapetaka" yang kemudian diartikan pengusiran penduduk Palestina pada 15 Mei 1948.
Peristiwa ini merupakan akibat dari deklarasi kemerdekaan Israel pada tanggal 14 Mei 1948, yang didukung oleh Inggris dan Amerika Serikat. Sebelum peristiwa Nakba, Palestina adalah sebuah wilayah yang dihuni oleh berbagai kelompok etnis dan agama, termasuk Muslim, Kristen, dan Yahudi. Wilayah ini pernah menjadi bagian dari Kekaisaran Ottoman hingga tahun 1917, ketika Inggris menguasainya setelah Perang Dunia I.
MIGRASI YAHUDI
Selama masa mandat Inggris di Palestina, terjadi gelombang imigrasi Yahudi dari Eropa dan Rusia ke Palestina, yang didorong oleh ideologi Zionisme yang ingin mendirikan negara Yahudi di tanah suci.
Imigrasi Yahudi ini menimbulkan konflik dengan penduduk asli Palestina, yang merasa hak-hak mereka terancam oleh pembentukan negara Israel. Berbagai bentuk perlawanan dan protes dilakukan oleh warga Palestina untuk menentang kebijakan Inggris yang memihak Zionis.
PEMBAGIAN WILAYAH
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengeluarkan rencana pembagian Palestina menjadi dua negara: satu untuk Yahudi dan satu untuk Arab. Rencana ini ditolak oleh mayoritas warga Palestina dan negara-negara Arab tetangga.
Dengan begitu, pasukan Zionis Israel melancarkan serangan militer terhadap wilayah-wilayah Palestina yang ditetapkan sebagai bagian dari negara Arab oleh PBB pada tahun 1948.
Serangan ini bertujuan untuk merebut sebanyak mungkin tanah dan mengusir sebanyak mungkin penduduk Palestina dari rumah-rumah mereka. pun segala harta benda dan kenangan mereka di air mereka.
ISRAEL MAKIN NGELUNJAK
Peristiwa Nakba tidak hanya terjadi pada tahun 1948. Sampai saat ini, Israel terus melakukan kebijakan-kebijakan yang melanggar hak-hak dasar warga Palestina, seperti pembangunan pemukiman ilegal di Tepi Barat dan Yerusalem Timur dan pemblokiran akses ke Gaza.
Meski begitu, peristiwa Nakba memiliki makna yang sangat mendalam bagi warga Palestina. Peristiwa ini merupakan simbol dari penderitaan, penindasan, dan perjuangan mereka untuk mempertahankan hak-hak mereka sebagai bangsa yang berdaulat.
SEBAGAI SIMBOL PERLAWANAN
Peristiwa ini juga merupakan sumber inspirasi bagi generasi muda Palestina untuk terus berjuang melawan penjajahan Israel dan menuntut hak kembali ke tanah air mereka.
Selain itu, peringatan ini juga merupakan bentuk solidaritas dengan saudara-saudara mereka yang masih hidup di bawah pendudukan Israel dan menghadapi berbagai bentuk diskriminasi dan pelanggaran hak asasi manusia.
Penulis: Desi Sukmaningrum
Editor: Suci Parhah Fauziah